fbpx

GURU YANG DIRINDUKAN, MENDIDIK DENGAN KETELADANAN DAN CINTA

/, Pendidikan, Prestasi/GURU YANG DIRINDUKAN, MENDIDIK DENGAN KETELADANAN DAN CINTA

Bismillah ….

GURU YANG DIRINDUKAN, MENDIDIK DENGAN KETELADANAN DAN CINTA 😍

Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik. Dalam proses pembelajaran kedudukan guru sebagai tenaga profesional berfungsi untuk meningkatkan martabat guru serta perannya sebagai agen pembelajaran untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Pendidikan merupakan rangkaian aktivitas yang kompleks. Dalam pendidikan banyak faktor yang saling mempengaruhi dan saling menunjang, salah satunya adalah siswa yang diharapkan menjadi pribadi yang utuh, berkualitas, bernalar tinggi serta memiliki kemampuan untuk memproses informasi yang berguna melalui proses belajar mengajar.

Proses belajar mengajar sebenarnya merupakan rangkaian kegiatan komunikasi antara guru dan siswa. Supaya komunikasi itu terarah, maka komunikasi itu harus mempunyai tujuan. Suatu tujuan dapat tercapai dengan baik, jika komunikasi itu berlangsung secara optimal, yaitu terjalin hubungan aktif dua arah antara siswa dan guru.

Dalam era globalisasi saat ini memang seorang guru selain mempunyai keilmuan yang mumpuni juga harus memiliki keteladanan yang baik. Keteladanan dalam bahasa indonesia berasal dari kata dasar teladan yang artinya patut untuk ditiru dan dicontoh. Keteladanan merupakan elemen yang sangat penting dalam proses pembelajaran karena dengan keteladanan maka seorang guru dapat membentuk sikap baik yang terdapat pada seorang guru.

Setiap peserta didik tentu sangat mengidolakan seorang pendidik yang mempunyai kualitas ilmu dan keteladanan yang baik yang dapat dijadikan panutan dalam kehidupan.

Dalam dunia pendidikan seorang guru adalah sosok figur yang dapat dijadikan contoh untuk anak didiknya. Sebagai contoh seorang guru yang memberikan keteladanan untuk selalu salat sunnah dhuha setiap pagi tentu akan menjadi magnet bagi anak-anaknya untuk salat sunnah setiap pagi, dibandingkan dengan seorang guru yang hanya memberikan teori pemahaman untuk anaknya tentang manfaat solat dhuha akan tetapi guru tersebut tidak oleh melakukan solat dhuha tersebut, hal semacam ini tentu akan berdampak pada sulitnya seorang guru untuk mengatur siswanya melaksanakan salat dhuha.

Salah satu syarat untuk menjadi guru yang baik adalah memiliki keteladanan dan kepribadian yang baik serta mampu menjalankan tugasnya dengan baik dan penuh tanggung jawab. Dengan kata lain seorang guru selain memiliki pemahaman keilmuan yang baik, guru juga harus dapat dijadikan contoh yang baik bagi peserta didiknya (uswatun hasanah). Sebagai seorang pendidik yang baik, guru memerlukan contoh yang baik guna memiliki pemahaman dan keteladanan yang dibutuhkan dalam pembelajaran.

Mendidik dengan cinta adalah pola mendidik anak yang berpedoman dengan Al-Qur’an dan hadist. Perubahan zaman yang terjadi saat ini tentu mendidik dengan cinta sangat dibutuhkaan untuk membentuk sikap dan mental peserta didik. Rasa disayangi, menyayangi, dicintai dan mencintai termasuk kebutuhan mendasar setiap manusia tak terkecuali dengan peserta didik. Bisa dibayangkan jika setiap guru memulai pembelajaran diawali dengan raut muka yang muram maka yang akan dialami peserta didik tentu rasa takut dan tidak nyaman dengan proses pembelajaran, jika hal tersebut berjalan terus menerus tentu sangat berbahaya bagi mental para peserta didik.

Setiap guru tentu ingin menjadi idola bagi setiap siswanya. Para guru tentu ingin kedatangannya selalu di nanti dan juga selalu dirindukan oleh para peserta didik. Untuk menjadi guru yang diidolakan dan dirindukan oleh peserta didik tidaklah semudah seperti yang kita bayangkan. Ada beberapa cara untuk menjadi guru yang diidolakan dirindukan oleh para peserta didiknya antara lain:

1. Terdapat kedekatan antara siswa dengan gurunya, maksud disini adalah guru tidak hanya bertugas untuk mengajar saja melainkan seorang guru harus berusaha untuk dekat dengan para siswanya, seorang guru harus bisa memposisikan dirinya secara lebih fleksibel misalnya bisa menjadi seorang teman dan orang tua. Seorang guru yang dapat memposisikan dirinya ketika siswanya sedang mengalami suatu masalah tentu saja siswanya dapat terbuka dan mernceritakan segala masalah yang sedang dialaminya, hal semacam ini bisa dilaksanakan saat dalam pembelajaran ataupun di luar pembelajaran, ketika seorang guru dekat dengan para siswa tentunya siswa akan merasa malu jika mendapat nilai yang kurang.

2. Seorang guru harus mampu menularkan semangat optimisme dan energi yang baik dalam menjalankan aktivitasnya sehingga seorang guru dapat mengajar dengan penuh antusias dan motivasi yang tinggi dalam setiap pertemuan dengan para siswanya di dalam kelas, tanpa mencampur adukan antara kepentingan pribadi dan tugas sebagai seorang guru. Tentunya hal seperti ini akan berdampak baik terhadap siswa, sebab semangat energi yang di tularkan oleh guru akan menular terhadap siswa sehingga siswa sangat antusisas ketika belajar

3. Seorang guru sebaiknya memiliki sifat demokratis, dalam hal ini guru tidak boleh terlihat seperti seorang diktator atau menakutkan para siswanya, jika hal semacam ini sampai ada dipikiran para siswanya tentunya siswa akan menganggap gurunya sebagai seorang “seseorang yang selalu merasa benar” yang dapat berdampak pada ketidak efektifan proses belajar mengajar di dalam kelas.

4. Penyusunan rencana pembelajaran (RPP) tidak hanya untuk menyelesaikan administrasi saja akan tetapi seorang guru harus berupaya untuk menyusun agar pembelajaran dapat berlangsung dengan baik, yang menjadikan siswa aktif, kritis, dan inovatis sehingga proses pembelajaran menghasilkan pengalaman belajar yang bermakna dan menyenangkan bagi para siswa.

5. Memiliki sikap tawadhu, sikap tawadhu dalam pembelajaran dapat mengantarkan seorang guru mendapatkan nilai-nilai keagungan dan kemuliaan. Sifat tawadhu dapat tercermin ketika seorang guru mau mendengarkan pendapat anak-anak dalam proses pembelajaran, guru bukan hanya sebagai sentral pembelajaran, melainkan guru berupaya agar pembelajaran dapat berlangung secara interaktif sehingga kehadiran guru selalu dinantikan oleh para siswa.

6. Melakukan evaluasi dan refleksi diri setelah proses pembelajaran, maksudnya adalah guru dapat merenungkan dan mengevaluasi proses pembelajaran untuk mengetahui apa yang sudah dan belum dicapai dalam proses pembelajaran. Evaluasi dan refleksi diri ini sangat dibutuhkan oleh seorang guru agar dapat merancang kembali perencanaan pembelajaran agar kedepannya poses pembelajaran dapat berlangsung lebih baik lagi.

Rosullulloh adalah figur manusia yang memiliki sifat uswatun hasanah yang paling sempurna dalam sebuah kehidupan karena beliau memiliki akhlak yang sangat baik. Dalam mendidik umat dan keluarganya, Rosullulloh tidak hanya mengajak,menyeru kebaikan terhadap umatnya tetapi beliau selalu memberikan contoh keteladan kepada para umatnya.

Dalam mendidik umatnya Rosullulloh tidak pernah mencaci, marah atau memerintah umatnya yang belum sesuai dengan ajaran islam, Akan tetapi beliau selalu memperkaya khasanah dirinya dengan perbuatan baik, beliau tidak pernah mengatakan atau menyerukan sesuatu yang tidak beliau lakukan dan juga beliau tidak pernah berjanji yang tidak bisa ditepati. Rosullulloh selalu konsisten dengan apan yang dikatakannnya.

Menjadi seorang guru adalah pekerjaan yang sangat mulia. Seorang guru adalah sumber dari semua profesi dalam kehidupan. Seperti seorang pilot, dokter, manager, presiden tentu semua berkat jasa seorang guru. Kita sebagai guru haruslah bangga karena melalui buah tangan, pemikiran, keteladanan kitalah kita bisa menghasilkan anak bangsa yang dapat membanggakan bukan hanya buat kita saja akan tetapi buat nusa, bangsa dan agama.

Melalui beberapa hal yang telah dipaparkan di atas semoga kita semua mampu untuk menjadi guru yang dirindukan, mendidik dengan keteladanan dan cinta seperti yang dicontohkan oleh Rosululloh. Akhir kata SELAMAT HARI GURU wabil khusus guru-guru di Ibnu Sina, tetap semangatlah dalam mengajar, karena suatu saat apa yang kita lakukan in sha alloh akan mendapat ganjaran yang luar biasa dari ALLOH SWT.

Wasssalamualaikum Wr.Wb

M. Tatang Wahyudi, S.Pd., MA.Pd

Guru SDIT Ibnu Sina Jakarta

Juara I Lomba Menulis

Dalam Memperingati Hari Guru 25 November 2018


#SditIbnuSina #TkitIbnuSina

2018-11-27T10:42:26+00:00