RAMADHAN KITA SAMPAI KAPAN?

//RAMADHAN KITA SAMPAI KAPAN?

Pada saatnya kondisi meninggalkan sama halnya dengan Ramadhan. Momentum yang Allah ciptakan untuk bagi umat islam berehat dan bermanja padaNya. Waktunya singkat, hanya 30 hari. Atau bisa kurang. Pada tahun tertentu bisa hanya 29 hari.

Kenikmatan Ramadhan ini hanya dapat dikunyah oleh orang-orang beriman yang mencari gelar takwa. Seperti biasa sesuatu yang dirasakan ‘nikmat’ maka ukuran waktupun terasa singkat. Ramadhan akan tetap melaju sesuai ukuran waktu yang telah ditetapkan Allah.

Ramadhan ini adalah utusan yang diberi tugas membelai hamba Allah yang haus sebuah waktu untuk berkontemplasi terhadap hidupnya. Ia memang hanya mendatangi orang-orang tertentu yang di dalam hatinya terparti keimanan.

Ramadhan akan terus menjalankan tugasnya tapi terbatas waktu. Ia sama dengan kita manusia. Jika waktunya tiba, ia akan pergi menggandeng panggilan TuhanNya. Itulah yang menyakitkan. Kita dan Ramadhan akan sama-sama pergi. Perbedaannya, Ramadhan memiliki durasi waktu yang telah ditentukan. Cukup satu bulan di setiap tahunnya memanjakan insan.

Sedangkan kita, umur yang disediakan menjadi perkara yang sangat misteri. Tapi pasti akan menemukan ujung penghabisannya. Disanalah, saat dipengujung Ramadhan banyak yang berdoa untuk kembali dipertemukan dengan Ramadhan selanjutnya. Tapi terkadang kita kalau Allah telah mengabulkan doa kita di tahun ini.

Mari bergegas menyadari setiap detik Ramadhan berlalu. Dan apakah hati kita sudah mampu mengemas bingkisan syukur saat ini?

2018-05-23T10:29:55+00:00