Kasus Covid 19 di Indonesia semakin bertambah, apalagi kondisi cuaca yang masih belum bisa terprediksi sehingga mendorong diri kita untuk selalu meningkatkan imunitas tubuh. Berdasarkan dari web covid19.co.id kasus covid di Indonesia sebanyak 1.403.722, data ini diambil pada 12 Maret 2021. Meningkatnya kasus covid 19 ini berbanding terbalik dengan kesadaran warga untuk terus menerapkan protokol kesehatan. Kasus covid 19 ini mempengaruhi banyak aspek, selain aspek kesehatan, kasus covid 19 ini juga berpengaruh terhadap aspek pendidikan. Sistem Pendidikan Jarak Jauh sudah mulai diterapkan disekolah-sekolah pada masa pandemi ini.

Lembaga pendidikan termasuk sekolah mau tidak mau harus beradapatasi, dimana kegiatan belajar mengajar tidak lagi dilakukan secara tatap muka (luring), namun lebih menekankan pada pembelajaran jarak jauh (daring) yang cenderung memanfaatkan teknologi khususnya teknologi informasi sebagai medianya. Namun pada kenyataannya pembelajaran daring tidak semudah membalikkan telapak tangan, karena banyak dihadapkan oleh berbagai persoalan. Seperti keterbatasan siswa dan orang tua dalam menggunakan dan mengakses media pembelajaran daring baik berupa laptop maupunĀ smartphone, lemahnya jaringan telekomunikasi (signal), dan lain sebagainya. Pembelajaran daring ini juga menjadi tantangan guru untuk terus membentuk karakter pada diri siswa/siswi nya dan juga orangtua yang selalu mendampingi anak-anaknya pada proses pembelajaran.

Alhamdulillah di SDIT Ibnu Sina, pandemi tidak menghalangi guru-guru maupun orangtua untuk terus membentuk karakter islami pada siswa-siswa nya, pemilihan materi yang sesuai sebagai proses pembelajaran tetap dilakukan dengan baik, semangat dari siswa-siswi nya juga terus meningkat. Pandemi tak menghalangi pembentukan karakter islami di SDIT Ibnu Sina.

Creative Ibnu Sina

 

By Ibnu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *